<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Islam Terpadu Hang Tuah</title>
	<atom:link href="http://hangtuahbatam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com</link>
	<description>Jln Ranai No 11 Bengkong Polisi - Batam. Telp (0778) 411126 Fax (0778) 411068</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Feb 2009 18:01:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hangtuahbatam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f79c4b8429461f690cd8f8af7cb7fbb3?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sekolah Islam Terpadu Hang Tuah</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Putus Sekolah karena Rokok</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2009/02/14/kurang-sadar-akan-pendidikan/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2009/02/14/kurang-sadar-akan-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 16:33:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Kesiswaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/2009/02/14/kurang-sadar-akan-pendidikan/</guid>
		<description><![CDATA[KESADARAN masyarakat bahwa pendidikan sebagai investasi di masa yang akan datang masih kurang. Banyaknya masyarakat yang enggan untuk menghabiskan sebagian besar penghasilannya untuk pendidikan. Padahal,23 juta penduduk miskin di Indonesia menghabiskan penghasilannya untuk rokok sebesar Rp23 trliun per tahun.
Jadi pengeluaran per kapita penduduk Indonesia untuk rokok mencapai Rp1 juta. Ini khusus untuk orang miskin. Bandingkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=63&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>KESADARAN</strong> masyarakat bahwa pendidikan sebagai investasi di masa yang akan datang masih kurang. Banyaknya masyarakat yang enggan untuk menghabiskan sebagian besar penghasilannya untuk pendidikan. Padahal,23 juta penduduk miskin di Indonesia menghabiskan penghasilannya untuk rokok sebesar Rp23 trliun per tahun.<span id="more-63"></span><br />
Jadi pengeluaran per kapita penduduk Indonesia untuk rokok mencapai Rp1 juta. Ini khusus untuk orang miskin. Bandingkan dengan pengeluaran untuk bidang pendidikan. Jika uang SPP per bulan Rp30 ribu per bulan untuk sekolah negeri maka pengeluaran untuk pendidikan hanya Rp360 ribu per tahun. Dan kondisi ini membuat angka putus sekolah tinggi. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2006, 6 dari 10 rumah tangga Indonesia atau sekitar 35,1 juta rumah tangga mempunyai pengeluaran untuk rokok.<br />
&#8220;Rumah tangga perokok mengeluarkan biaya untuk tembakau dan sirih sebesar Rp 117.624 per bulan atau sebesar 9,29 persen dari seluruh pengeluaran rumah tangga,&#8221; papar Ayke.<br />
Sedangkan berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Departemen Kesehatan (Depkes) tahun 2007 menunjukan, bahwa rata-rata jumlah rokok per hari yang dihisap perokok di desa sebanyak 11 batang. Sedangkan perokok di kota menghabiskan 12 batang.<br />
&#8220;Yang mengejutkan adalah rata-rata jumlah rokok yang dihisap oleh perempuan mengalami kenaikan yang yang cukup tajam dari 10 batang per hari pada 2004 menjadi 16 batang per hari pada 2007,&#8221; imbuhnya<br />
Berdasarkan survei penulis, komponen pengeluaran masyarakat yang kedua adalah untuk komunikasi yakni pulsa hand phone dan kedua adalah rokok. Sedangkan untuk bidang pendidikan yakni seperti koran atau majalah hanya lima persen dari pendapatannya. Maka jika upah minimum kota (UMK) sebesar Rp 1 juta maka untuk pembelian buku tersebut hanya Rp50 ribu.<br />
Pola pikir ini harus diubah dengan segera. Sejarah membuktikan, bangsa yang menginvestasikan untuk sumber daya manusia akan lebih maju dibandingkan dengan negara lainnya. Seperti halnya, Inggris dan Spanyol.<br />
Pada masa keemasan penjajahan kedua negara tersebut, Spanyol berlomba-lomba membangun gedung-gedung di negaranya. Sedangkan Inggris membangun sumber daya manusianya. Jadi tak heran jika banyak perguruan tinggi tertua di eropa mungkin di dunia berada di Inggris.<br />
Setelah beberapa tahun, Inggris memiliki negara jajahan terbesar di dunia. Bahkan, bahasa nasionalnya menjadi bahasa internasional.<br />
Antara Malaysia dan Indonesia misalnya. Pada masa jaya minyak sebagai komoditi utama perdagangan dunia, Indonesia berlomba untuk membangun infrastruktur. Bandingkan dengan Malaysia yang berlomba membangun SDM-nya. Bahkan, guru-guru dari Indonesia pun didatangkan ke Malaysia. Demikian juga untuk mahasiswanya.<br />
Setelah lima belas tahun, keadaan terbalik. Sekarang, mahasiswa Indonesia justeru melanjutkan pendidikan ke negeri jiran Malaysia. Dan Malaysia pun saat ini mampu membangun infrastrukturnya dengan baik.<br />
Jadi, seharusnya masyarakat dan pemerintah harus sadar akan pentingnya pembangunan bidang sdm yang secara kasat mata tidak nampak. Namun, untuk beberapa tahun akan menampakkan hasilnya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=63&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2009/02/14/kurang-sadar-akan-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Batam, Sekolah Gratis Bukanlah Mimpi</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/12/02/di-batam-sekolah-gratis-bukanlah-mimpi/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/12/02/di-batam-sekolah-gratis-bukanlah-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 15:47:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Kesiswaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sarana dan Prasarana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[JARGON sekolah gratis telah lama didengungkan pemerintah. Namun hingga kini, khususnya di Batam belum dapat dilaksanakan. Sebenarnya, dengan niat yang tinggi cita-cita ini bukan hanya jargon semata. Apalagi, Pemerintah Kota Batam berencana akan menanggung gaji guru komite. ’’Jumlah pada awal adalah 1.000 (seribu) guru,’’ jelas anggota dewan Kota Batam dari fraksi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=59&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>JARGON</strong> sekolah gratis telah lama didengungkan pemerintah. Namun hingga kini, khususnya di Batam belum dapat dilaksanakan. Sebenarnya, dengan niat yang tinggi cita-cita ini bukan hanya jargon semata. Apalagi, Pemerintah Kota Batam berencana akan menanggung gaji guru komite. ’’Jumlah pada awal adalah 1.000 (seribu) guru,’’ jelas anggota dewan Kota Batam dari fraksi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Aris Hardi Halim.<span id="more-59"></span><br />
Dengan pembiayaan tersebut, katanya, diharapkan terjadi penurunan biaya pendidikan, khususnya di sekolah negeri. Pasalnya, target awal pembiayaan adalah untuk sekolah negeri.’’Sedangkan untuk sekolah swasta perlu pendataan lebih lanjut. Selain itu, data yang diajukan oleh Dinas Pendidikan baru untuk sekolah negeri,’’ jelasnya.<br />
Saat ini, terdapat 1.400 guru komite di seluruh sekolah negeri di Batam. Guru komite itu dibiayai oleh komite sekolah dengan memungut uang komite dari anak didik. Besarnya uang komite relatif untuk masing-masing sekolah. Berkisar Rp30.000 (tiga puluh ribu) hingga Rp250.000 (dua ratus lima puluh ribu) per bulan.<br />
Iwan, orang tua wali murid menyatakan seharusnya uang komite tidak diberlakukan merata untuk seluruh siswa karena kemampuan orang tua masing-masing berbeda.<br />
Lantas, dengan adanya bantuan pemerintah ini apakah biaya pendidikan di sekolah negeri menjadi lebih murah.<br />
Bahkan, akan gratis? ’’Ini yang masih menjadi pertanyaan dan diharapkan demikian karena dana yang dikucurkan mencapai Rp15 miliar per tahun,’’ papar Aris.<br />
Pada kesempatan berbeda, Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam, Imbalo Iman Sakti menyatakan pemerintah seharusnya juga memandang sekolah swasta yang berperan dalam penyelenggaraan pendidikan yang tidak dapat ditangani oleh Pemerintah. ’’Mayoritas sekolah negeri mensyaratkan yang dapat masuk atau bersekolah memiliki nilai yang baik. Anak yang memiliki nilai yang baik mayoritas adalah anak yang mampu baik secara akademik maupun ekonomi,’’ jelasnya.<br />
Sehingga, katanya, kebijakan pemerintah juga harus menyentuh sekolah swasta yang anak didiknya kurang mampu. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 48 tentang Pendanaan Pendidikan, guru yang berada di sekolah swasta atau yang didirikan masyarakat berhak mendapat pembiayaan dari pemerintah. (*)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=59&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/12/02/di-batam-sekolah-gratis-bukanlah-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menumbuhkan Semangat Juang Guru?</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/11/14/bagaimana-menumbuhkan-semangat-juang/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/11/14/bagaimana-menumbuhkan-semangat-juang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 16:20:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[JUDUL di atas mungkin salah satu bentuk ekspresi kegundahan terhadap situasi yang dihadapi. Bagaimana tidak? saat ini rata-rata sekolah di Batam mungkin di daerah lain mengalami kekurangan. Bahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuka lowongan guru sekitar 450 orang dari berbagai bidang dan jurusan. Akibatnya, di satu sisi, kekurangan guru di sekolah negeri teratasi namun di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=30&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>JUDUL</strong> di atas mungkin salah satu bentuk ekspresi kegundahan terhadap situasi yang dihadapi. Bagaimana tidak? saat ini rata-rata sekolah di Batam mungkin di daerah lain mengalami kekurangan. Bahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuka lowongan guru sekitar 450 orang dari berbagai bidang dan jurusan. Akibatnya, di satu sisi, kekurangan guru di sekolah negeri teratasi namun di sisi lain kekurangan guru di sekolah swasta makin bertambah. <span id="more-30"></span><br />
Memang, sejak awal saya sadari Sekolah Islam Terpadu Hang Tuah memiliki keunikan tersendiri. Pada mulanya sekolah ini hanya pada tingkatan TK dan SD sejak saya berada di lingkungan sekolah ini yakni akhir tahun 1999 dan persisnya pada tahun 2000. Namun, sembilan tahun kemudian sekolah ini telah berkembang pada tingkatan SMP, SMA dan SMK.<br />
‘’Dulu problemnya adalah kekurangan murid. Namun sekarang problemnya adalah kekurangan<br />
guru,’’ ujar Reni Elfira yang telah sebelas tahun di Hang Tuah.<br />
Reni merupakan salah satu guru yang mengerti perkembangan Hang Tuah.  Sekolah ini merupakan sekolah yang mana muridnya adalah ‘’buangan’’ dari sekolah negeri dan anak ujian paket. Dari segi intelektual, murid di sini kurang. Bukan hanya itu, dari segi ekonomi juga demikian.<br />
Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk membantu sekolah swasta disambut positif.<br />
Bahkan, rencana mengangkat guru honor daerah di sekolah swasta merupakan terobosan yang positif.<br />
Namun, sayang. Selama ini, kebijakan pemerintah yang baik ini dalam aplikasinya kurang tepat sasaran. Sekolah yang terbantu justeru yang telah banyak mendapat bantuan dan yang memilikikemampuan yang baik. Lantas bagaimana dengan sekolah yang tidak mempunyai akses ke Pemerintahan.<br />
Mungkin, hanya bisa mengelus dada dan berdoa agar mereka juga mempunyai kesempatan yang sama. Toh, mereka juga berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa yang tidak mengenal anak bangsa negeri atau swasta. Yang jelas mereka satu yakni anak bangsa Indonesia.<br />
Dalam hati saya menangis. Di satu sisi, terdapat perjuangan yang cukup berat melawan kaum non muslim yang gencar berusaha merusak aqidah umat Islam. Tapi, di sisi lain, mengapa ada lahan yang di depan mata untuk membina anak didik dan membina aqidah umat tidak dioptimalkan oleh guru yang telah mengabdi di sini. Bahkan, mereka cenderung lari dari perjuangan ini.<br />
Motivasi apa yang harus kuberikan? Jika ukurannya adalah penghasilan atau gaji, tidak semuanya dapat memuaskan. Tapi lihatlah, seberapa besar prosentase pendapatan yang diberikan oleh pengelola dalam sektor gaji. Mungkin ini yang kurang dipahami oleh para guru.<br />
Tapi, tak apalah. Mungkin ini bagian dari perjuangan. Mungkin, kata-kata guru yang akan mengundurkan diri atau ikut PNS harus saya sikapi dengan bagaimana harus menyelamatkan nasib anak-anak ini meskipun nantinya anak-anak tidak akan mengingat apa yang telah kita lakukan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=30&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/11/14/bagaimana-menumbuhkan-semangat-juang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peran Pemuda dalam Kemerdekaan</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/08/17/peran-pemuda-dalam-kemerdekaan/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/08/17/peran-pemuda-dalam-kemerdekaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 03:56:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebangsaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Bangun Pemudi Pemuda
Karangan / Ciptaan : A. Simanjuntak
Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa 

Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas
Tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih
Bertingkah laku halus hai putra negri
Bertingkah laku halus hai putra negri
Ajojing
Oleh Naif
Para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=26&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bangun Pemudi Pemuda</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Karangan / Ciptaan : A. Simanjuntak</span></p>
<p><span lang="IN">Bangun pemudi pemuda Indonesia<br />
Tangan bajumu singsingkan untuk negara<br />
Masa yang akan datang kewajibanmu lah<br />
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa<br />
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa <span id="more-26"></span><br />
</span></p>
<p><span lang="IN">Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas<br />
Tak usah banyak bicara trus kerja keras<br />
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih<br />
Bertingkah laku halus hai putra negri<br />
Bertingkah laku halus hai putra negri</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ajojing</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Oleh Naif</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Para pemuda pemudi kita ajojing bersama<br />
Para pemuda pemudi kita ajojing bersama haa</span></p>
<p>Turunlah ke lantai dansa<br />
Buat gairah suasana<br />
Ajak lah tiap pasangan<br />
Kita semua ajojing bersama</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dua lirik lagu di atas sama-sama mengajak para pemuda dan pemudi. Namun, sangat bertolak belakang. Lagu ciptaan A.Simanjutak mengajak para pemudi dan pemuda untuk membangun dan berbuat untuk bangsa dan negara. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sedangkan lagu yang diciptakan naif mengajak pemuda dan pemudi untuk ajojing atau berdansa-dansi. Jenis lagu inilah yang disebut oleh Presiden Pertama RI Ir Soekarno sebagai lagu ngak ngik ngok</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sehingga tak heran jika pada tahun 1960, Presiden saat itu Ir Soekarno melarang pemuda untuk ‘’mengkonsumsi’’ apalagi ‘’memproduksi’’ lagu ngak ngik ngok yang tidak membawa semangat berjuang untuk bangsa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Musik ngak-ngik-ngok buatan dalam negeri pun dilarang beredar. Lagu &#8216;Oh, Kasihku&#8217; ciptaan Koes Bersaudara (kemudian berubah nama menjadi Koes Plus) dan lagu &#8216;Boneka dari India&#8217; yang dinyanyikan Elya Agus (kemudian berubah nama menjadi Elya M Haris, Elya Khadam dst) juga dilarang. Bahkan Koes Bersaudara dan Elya Agus kemudian dipenjarakan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bung Karno sapaan Ir Soekarno, sebagai pejuang sejak pemuda pun paham, pada masa itu pemuda di China dan Jepang menahan diri untuk berfoya-foya dan berjuang untuk kemajuan bangsa. Namun, sayang pada tahun 1966, Bung Karno tak lagi berkuasa sehingga terjadi ‘’pemberontakan’’ pemuda. Radio-radio pun berdiri. Musik dari barat pun bebas masuk di negeri ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Namun lihat, setelah empat puluh tahuh berlalu. Ternyata musik jenis ini bisa menjadi pembuka bagi masuknya gaya hidup sangat pragmatis, cair dan hedonis, dan buntutnya adalah konsumtif. Itulah yang ingin dicegah Bung Karno. Dengan ngak-ngik-ngok yang mendayu-dayu para pemuda mudah terlena dan mudah tercerabut dari nilai-nilai idealisme. Apalagi bila musik itu disertai gaya pergaulan longgar serta dibumbui alkohol dan narkoba. Maka hasilnya bisa dilihat dengan jelas di sekeliling kita sekarang ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Rata-rata pemuda masa kini ingin segera bisa hidup enak tapi dengan cara yang cepat dan mudah. Instan. Santai. Amat konsumtif. (Hormat untuk minoritas anak muda yang mau belajar atau bekerja keras dengan cara berjualan mi ayam, jadi buruh pabrik, PKL, TKI, dsb). Namun selebihnya seperti hanya menuruti jebakan kaum modal yang dulu sengaja menghadirkan musik ngak-ngik-ngok yang tidak disukai Bung Karno.<br />
Gaya hidup pragmatis, santai, dan amat konsumtif para pemuda sekarang bisa bisa dibuktikan dari berbagai hal. Misalnya, konsumsi rokok yang luar biasa besarnya sehingga bangsa ini menjadi bangsa perokok terbesar di dunia. Di kampus-kampus, kantin dan kafe lebih ramai daripada perpustakaan. Kebutuhan pulsa jauh mengalahkan kebutuhan akan buku.<br />
Sebagian besar pemuda Indonesia punya prestasi rendah di bidang akademik. Juga di bidang olehraga. Sebaliknya, hasrat untuk mengonsumsi semua barang yang ditawarkan terutama melalui media TV sangatlah besar. Melalui semua media yang tersedia kaum modal telah berhasil mengubah masyarakat, terutama kaum muda, bukan hanya jadi manusia pragmatis dan konsumtif melainkan juga hidup dalam dunia sensasi. Kaum modal memang tahu, masyarakat yang sudah masuk perangkap sensasi sangat mudah menjadi pembeli barang yang mereka buat, baik barang itu benar-benar dibutuhkan atau hanya diinginkan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Berperan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tidak ada kata terlambat. Begitu gumam saya. Pada masa lalu boleh kita membuat suatu kesalahan. Namun, saat ini dan masa yang akan datang kita tidak boleh lagi melakukan kesalahan yang sama. Sebab, manusia atau bangsa yang baik bukannya tidak pernah berbuat salah. Melainkan bisa belajar dari kesalahan masa lampau.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Peran guru sebagai agen perubahan bangsa sangat dibutuhkan. Memang saat ini dampaknya tidak terasa, namun mudah-mudahan di masa yang akan datang akan berdampak bagi perubahan kehidupan bangsa yang lebih baik.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Anak-anak khususnya pemuda diarahkan untuk memiliki jiwa kebangsaan yang tinggi sehingga di masa yang akan datang mereka dapat berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para pemuda jangan hanya sebagai objek pertumbuhan ekonomi yang tidak terlepas dari semangat kapitalisme. Namun, bagaimana di masa yang akan datang mereka menjadi subjek yang dapat menentukan kebijakan dalam pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hal ini harus dilakukan, karena pada masa awal pergerakan perjuangan peran pemuda telah ada. Pada saat pergerakan Budi Utomo oleh Dr Soetomo, peran Ir Soekarno dan Drs Moh Hatta hingga desakan kaum pemuda kepada Bung Karno dan Bung Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Maka marilah bersama-sama menanamkan jiwa kebangsaan dengan berbagai cara. Di antaranya dalam bidang seni dan musik Coklat di bawah ini;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bendera</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Ciptaan : Coklat</span></p>
<p><span lang="IN">Biar saja ku tak sehebat matahari<br />
Tapi slalu kucoba tuk menghangatkanmu<br />
Biar saja ku tak setegap batu karang<br />
Tapi slalu kucoba tuk melindungimu</span></p>
<p><span lang="IN">(*)<br />
Biar saja ku tak seharum bunga mawar<br />
Tapi slalu ku coba tuk mengharumkanmu<br />
Biar saja ku tak seelok langit sore<br />
Tapi slalu ku coba tuk mengindahkanmu</span></p>
<p><span lang="FI">Bridge:<br />
Ku pertahankan kau demi kehormatan bangsa<br />
Ku pertahankan kau demi tumpah darah<br />
s’mua pahlawan pahlawanku</span></p>
<p><span lang="FI">Reff:<br />
Merah putih teruslah kau berkibar<br />
Di ujung tiang tertinggi<br />
Di Indonesia ku ini<br />
Merah putih teruslah kau berkibar<br />
Di ujung tiang tertinggi<br />
Di Indonesia ku ini<br />
Merah putih teruslah kau berkibar<br />
Kuakan slalu menjagamu</span></p>
<p>Back to: (*), Bridge, Reff</p>
<p>hoo….ooo….hooo…</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hangtuahbatam.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hangtuahbatam.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=26&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/08/17/peran-pemuda-dalam-kemerdekaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tambah Lokal, Swasta Terhimpit</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/09/tambah-lokal-swasta-terhimpit/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/09/tambah-lokal-swasta-terhimpit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 16:38:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesiswaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Dinas Pendidikan Kota Batam goyah pendirian untuk menambah lokal baru untuk sekolah negeri. Itu setelah sebagian masyarakat mendesak  Dinas Pendidikan Kota Batam untuk menambah lokal baru sekolah negeri.
’’Ini akan menghimpit sekolah swasta yang kekurangan murid,’’ jelas Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam, Imbalo Iman Sakti, Rabu (16/7). 
Pada hari itu, di kantor Dinas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=25&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dinas Pendidikan Kota Batam goyah pendirian untuk menambah lokal baru untuk sekolah negeri. Itu setelah sebagian masyarakat mendesak  Dinas Pendidikan Kota Batam untuk menambah lokal baru sekolah negeri.<br />
’’Ini akan menghimpit sekolah swasta yang kekurangan murid,’’ jelas Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam, Imbalo Iman Sakti, Rabu (16/7). <span id="more-25"></span><br />
Pada hari itu, di kantor Dinas Pendidikan Kota Batam, diadakan rapat yang membahas permasalahan ini. Hadir, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin, Kabid Dikmen Rosmala Dewi, Ketua PGRI, Ketua Dewan Pendidikan, Kabid Dikdas.<br />
Imbalo menambahkan, ini menunjukan ketidakkonsistenan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Batam dalam perencanaan di bidang pendidikan. Padahal, dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi yang diadakan di Hotel Nagoya Plaza dan dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah mulai tingkat SD hingga SMA, Dinas Pendidikan Kota Batam komitmen untuk menerima murid sesuai dengan jumlah daya tampung artinya tidak ada penambahan lokal baru.<br />
Keluhan yang sama disampaikan oleh Kepala Sekolah Muhammadiyah, Mashudi.<br />
Muhammadiyah yang saat ini membuka SMK merasa terhimpit karena SMK Negeri 1 yang membuka program BSI menerima siswa hingga 520 orang. ’’Padahal kita harapkan murid yang tidak tertampung di SMK N 1 mendaftar di SMK Muhammadiyah,’’ ujarnya.<br />
Sebagai informasi, SMK N 1 menerima murid tanpa menolak siswa karena melaksanakan Sekolah Berstandar Internasional (SBI).’’Kami menerima murid berlimpah,’’ ujar Ketua Komite SMK N 1 Darlispon..<br />
<strong>Desakan dari Bengkong Sadai</strong><br />
Sebelumnya, Ketua BMPS Imbalo Iman Sakti, Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin, Ketua Dewan Pendidikan Hardi Hood , Anggota DPRD Nardi dan Saparudin Muda mengadakan pertemuan di SMA N 8 Bengkong Sadai.<br />
Pembahasan juga sama, tentang penambahan lokal baru. ’’Keputusannya juga sama, swasta tetap menolak untuk penambahan lokal baru,’’ paparnya.<br />
Imbalo menambahkan, pemerintah seharunya memikirkan nasib guru swasta yang berjumlah 5230 orang.<br />
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengatakan rencana penambahan lokal ini disebabkan desakan dari masyarakat.<br />
Sedangkan Hardi Hood menyatakan seharusnya Kepala Dinas Pendidikan harus bertindak tegas. ’’Jangan ada lagi pemungutan uang dari orang tua murid karena menambah lokal baru,’’ jelasnya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hangtuahbatam.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hangtuahbatam.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=25&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/09/tambah-lokal-swasta-terhimpit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warga Suku Laut Tak Ngerti Cara Berwudhu</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/02/warga-suku-laut-tak-ngerti-cara-berwudhu/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/02/warga-suku-laut-tak-ngerti-cara-berwudhu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 15:17:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hinterland]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Ahad, (29/6) cuaca agak mendung dan gerimis ketika rombongan dari Yayasan Pen­di­dikan Islam Hang Tuah, De­par­­temen Agama, Kantor U­ru­san Agama Belakang Padang, Pos Metro, Batam Pos dan Pol­tek Batam menuju pulau di ba­gi­an barat Batam.
Pompong atau boat yang di­na­iki tetap melaju membelah la­u­tan menuju pulau Gara. Na­mun, sebelumnya ketua rom­bo­ngan yang juga Pendiri Yayasan Pen­didikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=24&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="text-transform:uppercase;">Ahad</span></strong><span style="text-transform:uppercase;">, (29/6) </span>cuaca agak mendung dan gerimis ketika rombongan dari Yayasan Pen­di­dikan Islam Hang Tuah, De­par­­temen Agama, Kantor U­ru­san Agama Belakang Padang, Pos Metro, Batam Pos dan Pol­tek Batam menuju pulau di ba­gi­an barat Batam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pompong atau boat yang di­na­iki tetap melaju membelah la­u­tan menuju pulau Gara. Na­mun, sebelumnya ketua rom­bo­ngan yang juga Pendiri Yayasan Pen­didikan Pen­didikan Islam Hang Tuah Imbalo Iman Sakti men­­jemput tokoh masyarakat pu­lau Kasu, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Raya Batam Centre dan Kepala KUA Belakang Padang. <span id="more-24"></span><br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Di tengah gerimis, boat me­laju ke pulau Gara. Setelah dua puluh menit perjalanan dari Be­lakang Padang, tampak ru­mah berwarna putih yang seragam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Rombongan menaiki pelantar, di pelantar masyarakat telah menyambut kedatangan kami. Kebetulan pada saat itu ada pengajian rutin. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="FI">Sehingga semua rombongan<span> </span>berkumpul di masjid An Nur Pulau Gara. Pada kesempatan itu, pengurus LAZ Masjid Raya Batam Centre mengaku hingga saat ini belum ada program pembinaan dari LAZ untuk wilayah Batam Barat. </span>Yang saat ini berjalan hanya di wilayah pulau Air Mas atau pulau Kubung.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">’’Di daerah tersebut telah kami buat program wisata dakwah bagi majelis taklim yang mau berkunjung di sana. <span lang="SV">Untuk itu, kami akan buat program serupa di wilayah ini,’’ janjinya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada kesempatan yang sama Sekretaris Lurah (Seklur) Kasu dan tokoh masyarakat pak Atan mengungkapkan, sejak tahun 1991 pulau Gara ataupun pulau Bertam telah dibina oleh FKKS pimpinan ibu Sri Soedarsonopada saat itu jumlah Kepala Keluarga (KK) empat puluh empat, dan saat ini telah berkembang menjadi 53 KK.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">’’Yang menjadi kendala saat ini adalah masyarakat tidak dapat melaut dalam jangkauan yang dekat karena adanya pencemaran lingkungan di wilayah Tanjung Uncang,’’ ujarnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sehingga dari sisi ekonomi, kebutuhan keluarga masih kurang.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Selain itu, katanya, banyak masyarakat pulau yang masih nikah secara adat. Sehingga mereka membutuhkan nikah secara hukum formal. Dan Departemen Sosial telah melakukan nikah masal sebanyak 36 pasang. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Saat ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh semua pihak diantaranya, perlu adanya kerjasama agar masyarakat pulau tidak dipengaruhi oleh pihak luar khusunya tentang Kristenisasi. Buktinya, saat ini masih ada masyarakat suku laut yang masih memiliki hubungan keluarga meskipun mereka telah beda agama. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sementara, Bima Sakti yang mewakili Kepala Kantor Departemen Agama Kota Batam menyatakan saat ini perhatian Pemerintah Kota Batam terhadap masyarakat suku laut di pulau berkurang jika dibandingkan pada saat Wali Kota Nyat Kadir. Pada saat itu terdapat bantuan Al Quran hingga renovasi masjid. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada saat itu terdapat masukan bagi Departemen Agama terutama pendataan guru TPA yang ada di Pulau, karena terdapat guru TPA belum terdata yang semestinya mendapatkan haknya insentif dari pemerintah.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ulama atau guru ngaji setempat Jamaludin mengaku hingga saat ini masih terdapat kekurangan dalam pembinaan agama. Bahkan, hingga saat ini masih ada masyarakat yang belum dapat membaca Al Quran. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bahkan, kata alumni ponpes<span> </span>di Jakarta, ini mengatakan pada saat pertama kali menginjakkan kaki di pulau Gara, masyarakat pun tak mengetahui tata cara berwudhu. ’’Dan selama empat tahun di pulau Alhamdulillah saat ini anak-anak sudah dapat membaca Al Quran,’’ tuturnya. <strong>(***)</strong></span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hangtuahbatam.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hangtuahbatam.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=24&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/02/warga-suku-laut-tak-ngerti-cara-berwudhu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ada Diskriminasi dalam Pendidikan</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/02/ada-diskriminasi-dalam-pendidikan/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/02/ada-diskriminasi-dalam-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 14:03:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesiswaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Putri Yolanda pasrah ka­rena tidak dapat melanjutkan se­kolah negeri. Pasalnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin menyatakan Se­kolah Negeri tidak menerima siswa yang tida lulus UAN dan i­kut ujian paket B. Padahal untuk tingkat kota Batam sebanyak 555 siswa tidak lulus UAN SMP dan ikut ujian paket B.
‘’Kalau mereka mau me­lan­jutkan harus ke sekolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=22&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="text-transform:uppercase;" lang="SV">Putri </span></strong><span lang="SV">Yolanda pasrah ka­rena tidak dapat melanjutkan se­kolah negeri. Pasalnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin menyatakan Se­kolah Negeri tidak menerima siswa yang tida lulus UAN dan i­kut ujian paket B.</span></span></span><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> Padahal untuk tingkat kota Batam sebanyak 555 siswa tidak lulus UAN SMP dan ikut ujian paket B.<span id="more-22"></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">‘’Kalau mereka mau me­lan­jutkan harus ke sekolah swasta. Kami khawatir kalau mereka masuk ke sekolah negeri ter­nya­ta tidak lulus nanti malah mem­buat buku induk sekolah ja­di kotor,’’ papar Muslim pada media cetak di Batam.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pernyataan Muslim Bidin ini di­­sesalkan Ketua Badan Mu­sya­­warah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam Imbalo I­man Sakti.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">’’Kesemuanya adalah anak bangsa, tidak ada anak sekolah negeri atau anak sekolah swas­ta,’’ ujar Imbalo.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="FI"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Imbalo menyatakan per­nyataan Kepala Disdik tentang pe­nolakan anak yang ikut ujian paket B untuk masuk di sekolah negeri berarti mempertegas diskriminasi dalam memperoleh ke­sempatan yang sama untuk bersekolah atau memperoleh pendidikan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="FI">Padahal, katanya, sekolah ne­geri mendapat banyak fasilitas a­tau kemudahan dalam biaya o­pe­­­rasional yang be­­rasal dari uang rakyat. </span><span lang="SV">Sehingga biaya yang di­tanggung sekolah swas­ta jauh lebih berat jika diban­dingkan dengan sekolah negeri. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Imbalo me­nya­takan dalam UUD 1945 pasal 28 c a­yat 1 di­se­but­kan setiap orang ber­hak me­ngem­­bang­kan diri me­lalui pe­menu­han ke­bu­tuhan dasarnya, berhak men­dapat pendidikan dan mempe­ro­leh manfaat dari ilmu penge­ta­huan dan tek­nologi, seni dan bu­daya , demi me­ningkatkan ku­a­li­tas hidupnya dan demi ke­se­jah­­te­raan umat.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk itu, katanya, baik sekolah negeri maupun sekolah swas­ta wajib menerima siswa yang berasal dari paket B. Selanjutnya sekolah tinggal mem­buat surat pernyataan k­epada orang tua atau wali murid jika nantinya anaknya tidak lulus ujian paket maka anak tersebut akan kembali pada tingkat pe­ndidikan sebelumnya yakni ke­las III SMP.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;" align="right"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span><strong>Jumlah Sekolah</strong></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Sementara itu, jumlah sekolah di Batam untuk tingkat SMA men­capai 44 sekolah, SMK ada 21. Untuk tingkat SMP mencapai 94 sekolah baik itu sekolah negeri ma­u­pun swasta. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan jumlah sekolah yang ada di Ba­tam ini tentunya harus menjadi perhatian bagi pemerintah. Sebab, pendidikan merupakan pilar yang menjadi tolok ukur keberhasilan pem­ba­­ngunan sumber daya manusia.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk meningkatkan kualitas pen­didikan, maka pemerintah juga men­do­rong dengan adanya program akre­di­tasi. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US">Program ini merupakan program pemantauan pemerintah terhadap sekolah dilihat dari sembilan komponen diantaranya; kurikulum dan pem­belajaran, administrasi dan manajemen, organisasi dan kelembagaan, sarana dan prasarana, ketenagaan, pem­bi­ayaan dan pendanaan, peserta didik, pe­ranserta masyarakat serta lingkungan dan budaya. </span><span lang="SV">Ini dijalankan dengan ha­ra­pan operasional sekolah dapat ber­jal­an dengan baik.<strong>(***)</strong></span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hangtuahbatam.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hangtuahbatam.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=22&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/07/02/ada-diskriminasi-dalam-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelulusan Siswa SMA Mencapai 90,6 Persen</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/06/14/kelulusan-sma-mencapai-906-persen/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/06/14/kelulusan-sma-mencapai-906-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 15:13:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Kesiswaan]]></category>
		<category><![CDATA[Ujian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah S.W.T. Tidak ada kata yang dapat terucap untuk mengungkapkan rasa syukur kami. 
Untuk tahun ini tingkat kelulusan SMA Hang Tuah mengalami peningkatan yang luar biasa. Pada tahun sebelumnya, kelulusan hanya mencapai 47 persen. Dan tahun ini tingkat kelulusan mencapai 90,6 persen. 
Setelah dievaluasi, pada tahun sebelumnya penyebab ketidaklulusan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=21&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah S.W.T. Tidak ada kata yang dapat terucap untuk mengungkapkan rasa syukur kami. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Untuk tahun ini tingkat kelulusan SMA Hang Tuah mengalami peningkatan yang luar biasa. Pada tahun sebelumnya, kelulusan hanya mencapai 47 persen. Dan tahun ini tingkat kelulusan mencapai 90,6 persen. <span id="more-21"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Setelah dievaluasi, pada tahun sebelumnya penyebab ketidaklulusan karena siswa kurang percaya diri dalam mengerjakan soal UAN. Sehingga pada saat pelaksanaan UAN terdapat bocoran jawaban yang menyesatkan, mereka menelannya bulat-bulat. Padahal jawaban soal itu ada pada bidang studi Bahasa Indonesia. Yang secara logika, mata pelajaran yang cukup dibaca dengan teliti maka setiap siswa dapat mengerjakan dan berhasil dengan baik. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pada saat itu, Ibu Distriani selaku guru Bahasa Indonesia jumpa dengan saya selaku Ketua Yayasan Hang Tuah. Dia mengaku sedih dan tidak bisa tidur memikirkan hasil UAN tahun 2006/2007.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tahun pelajaran 2007/2008, wajah Distriani terlihat cerah. Senyumnya mengembang. Bagaimana tidak, untuk pelajaran Bahasa Indonesia semua anaknya lulus. Bahkan, nilainya juga membanggakan. Rata-rata mencapai 8, sehingga masuk dalam kategori A. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mudah-mudahan, ini sebagai pemicu bagi guru-guru yang lain agar dapat berbuat lebih optimal dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Prosesi pengumuman tahun ini dilaksanakan cukup sakral, semua guru khususnya guru bidang studi hadir dalam pengumuman siswa, meskipun sebelumnya kami telah mengetahui hasilnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tapi, ada yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini, Sabtu (14/06/08) kami (para guru, red) merasa bangga dan terharu. Betapa tidak, untuk tahun ini hasil kelulusan mencapai 90,6 persen merupakan hasil kerja dari anak murid sendiri. Pada saat pengumuman, para guru dan siswa menitiskan air mata. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kepala Sekolah SMA Islam Hang Tuah Aries Kurniawan, berpesan, seyogyanya para siswa yang lulus ini menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat.’’Filosofinya seperti lebah, di mana pun berada dan hinggap di tangkai lebah tidak merusak bunganya. Bahkan memberi manfaat bagi penyerbukan bunga dan menghasilkan madu yang bermanfaat bagi manusia,’’ tuturnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dan bagi, yang tidak lulus UAN seyogyanya dapat berbesar hati dan bersabar. Karena mungkin ada hikmah dibalik itu. Dan pemerintah memberi jalan dengan pelaksanaan ujian paket c yang dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2008 hingga 27 Juni 2008.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Selamat bagi semua. Dan bagi alumni ingat dan bangunlah almamater tercinta. Semoga Allah meridhoi kita semua. <span> </span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hangtuahbatam.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hangtuahbatam.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=21&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/06/14/kelulusan-sma-mencapai-906-persen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekolah Negeri Harus Terima Anak Miskin</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/06/04/sekolah-negeri-harus-terima-anak-miskin/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/06/04/sekolah-negeri-harus-terima-anak-miskin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 15:34:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesiswaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[KETUA Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam Imbalo Iman Sakti menyatakan sekolah yang dibiayai pemerintah dalam hal ini sekolah negeri harus memberi quota kepada anak dari keluarga yang tidak mampu untuk dapat melanjutkan pendidikan. 
Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat putus sekolah akibat masyarakat tidak sanggup untuk menanggung biaya pendidikan.
Selain itu, selama ini asal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=20&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>KETUA</strong> Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam Imbalo Iman Sakti menyatakan sekolah yang dibiayai pemerintah dalam hal ini sekolah negeri harus memberi quota kepada anak dari keluarga yang tidak mampu untuk dapat melanjutkan pendidikan. <span id="more-20"></span><br />
Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat putus sekolah akibat masyarakat tidak sanggup untuk menanggung biaya pendidikan.<br />
Selain itu, selama ini asal murid di sekolah negeri tidak mencerminkan lokasi sekolah tersebut berada.<br />
Ambil contoh, SMP N 3 yang terletak di Sekupang menerima murid atau memimiliki murid yang lokasinya di luar kecamatan Sekupang. Demikian juga dengan sekolah lainnya seperti SMA N 3 di daerah Bandara Hang Nadim &#8211; Nongsa.<br />
’’Sehingga timbul keluhan masyarakat Nongsa yang anaknya tidak dapat melanjutkan pendidikan di SMA N 3,’’ paparnya.<br />
Dengan adanya realita ini, maka biaya transportasi yang ditanggung oleh orang tua murid menjadi tinggi. Padahal semestinya hal ini tidak perlu terjadi.<br />
Selain itu, subsidi bidang pendidikan yang diberikan pemerintah menjadi tidak tepat sasaran karena bukan anak yang kurang mampu yang menerima kemudahan dalam mengenyam pendidikan.<br />
’’Jika sekolah negeri masih berorentasi pada penerimaan murid dengan nilai yang tinggi maka kesempatan anak yang kurang mampu dalam mengenyam pendidikan akan semakin berkurang,’’ paparnya.<br />
’’Karena jarang terjadi keluarga yang tidak mampu memiliki kemampuan dalam bidang intelektual,’’ imbuhnya.<br />
Imbalo menambahkan jika demikian maka siapa saja dapat melakukan hal ini karena gurunya tanpa kerja keras dapat menjalankan pembelajaran dengan baik. (***)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hangtuahbatam.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hangtuahbatam.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=20&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/06/04/sekolah-negeri-harus-terima-anak-miskin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daya Tampung &amp; Anak Putus Sekolah</title>
		<link>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/05/23/daya-tampung-anak-putus-sekolah/</link>
		<comments>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/05/23/daya-tampung-anak-putus-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 09:59:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hangtuahbatam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hangtuahbatam.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[PASAL 28C (1) UUD 1945 mengamanatkan setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. 
Hak warga negara untuk memperoleh pendidikan ini menjadi kewajiban pemerintah dalam pemenuhan kebutuhannya.
Namun, dalam kenyataannya pemerintah belum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=19&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-size:x-small;"><span style="font-size:x-small;"></span></span><strong>PASAL</strong> 28C (1) UUD 1945 mengamanatkan setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. <span id="more-19"></span><br />
Hak warga negara untuk memperoleh pendidikan ini menjadi kewajiban pemerintah dalam pemenuhan kebutuhannya.<br />
Namun, dalam kenyataannya pemerintah belum mempunyai data dan dana guna mengantisipasipasi pertumbuhan calon siswa yang akan melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.<br />
Di masa penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2008-2009 mendatang, diperkirakan ada 20.365 calon siswa yang akan sekolah di tingkat SD/MI. Sedangkan daya tampung sekolah hanya 11.656 siswa atau ada 8.708 siswa yang terancam tak sekolah.<br />
Di tingkat SMP/MTs dari calon siswa sebanyak 9.256 orang, daya tampungnya hanya 6.164 siswa atau kurang 3.092 tempat. Sementara di tingkat SMA/MA/SMK hanya ada 3.829 tempat, sedangkan yang bakal lulus SMP/MTs tahun ini ada 6.164 siswa.<br />
Dengan adanya ketimpangan ini maka secara otomatis akan menjadi problem tingginya anak yang putus sekolah.<br />
Sehingga Dinas Pendidikan Kota Batam melakukan antispasi dengan rencana menerapkan sistem sekolah pagi-sore atau double shift untuk mengantisipasi lonjakan siswa baru itu. Sistem ini, kurang efektif karena yang sekolah sore biasanya jam pelajarannya lebih pendek dibandingkan yang sekolah pagi.<br />
Namun, penerapan double shift mau tak mau harus dilaksanakan agar ribuan calon siswa itu tetap bisa sekolah.<br />
“Itu jalan satu-satunya. Kalau mau nambah sekolah, lahannya kurang,” kata Kadis Pendidikan Batam Muslim Bidin.<br />
Muslim berharap pihak swasta mengambil peran lebih besar lagi, untuk mengantisipasi kurangnya daya tampung sekolah negeri. “Selama ini mereka sudah sangat membantu. Kalau tak ada swasta, mati kita,” tuturnya.</p>
<div class="snap_preview">
<p>Peran Swasta<br />
Dalam musyawarah Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam pada Rabu (21/5), Ketua BMPS Provinsi Kepri Emtizar Karyan menyatakan jika tidak ada peran swasta maka dapat dipastikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menanggung biaya pendidikan hingga Rp200 miliar per tahun.<br />
Apalagi jika daya tampung siswa tidak dapat diatasi dengan keterbatasan jumlah sekolah yang dimiliki.<br />
Untuk itu, beberapa langkah dapat ditempuh guna mengantisipasi hal ini. Pertama adalah pemerintah membantu sekolah swasta dalam menambah lokal atau kelas. Hal ini jauh lebih murah jika pemerintah menyiapkan sekolah baru karena pemerintah tidak menggaji tenaga kependidikan baru.<br />
Kedua, membuka sekolah terbuka dengan menekankan sekolah negeri menjadi sekolah binaan atau pamong di tingkat kelurahan ataupun tempat yang sulit terjangkau. Hal ini telah dilakukan sejak tahun 1980-an, tapi ini kurang berjalan karena kurang seriusnya pemerintah dalam mendorong sistem ini terutama dalam hal pendanaan yang sepenuhnya ditanggung pemerintah.<br />
Ketiga, terapkan metode mengajar e-learning bagi anak-anak yang memiliki kemapuan intelektual dan ekonomi di atas rata-rata. Dengan e-learning maka kebutuhan kelas akan terkurangi.<br />
Siswa tidak harus belajar di dalam kelas dalam menyerap materi yang diberikan. Sekolah hanya menyediakan fasilitas hot spot dalam lingkungan sekolah dan selanjutnya guru pembimbing dapat memberi pengarahan dalam mengontrol pembelajaran siswa.<br />
Dengan demikian, sekolah tidak perlu menambah kelas baru namun dapat menampung jumlah siswa lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya.<br />
Keempat, lakukan pendataan jumlah calon siswa dibandingkan dengan sekolah yang ada. Dengan data yang ada dan melakukan prediksi maka pemerintah dapat melakukan antisipasi dalam melakukan pembangunan dan pemberian izin sekolah baru. Sebab, pembangunan sekolah baru bukan hanya kebijakan pemerintah kota Batam selaku eksekutif, namun juga atas persetujuan DPRD selaku badan legislatif yang terkait dalam penetapan anggaran pendidikan dalam APBD. (***)</p></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hangtuahbatam.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hangtuahbatam.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hangtuahbatam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hangtuahbatam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hangtuahbatam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hangtuahbatam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hangtuahbatam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hangtuahbatam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hangtuahbatam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hangtuahbatam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hangtuahbatam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hangtuahbatam.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hangtuahbatam.wordpress.com&blog=2284041&post=19&subd=hangtuahbatam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hangtuahbatam.wordpress.com/2008/05/23/daya-tampung-anak-putus-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8610851ef640fadfe11c5d97f2223bf1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">hangtuahbatam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>